Perbedaan Kendaraan Bermesin Diesel dan Bensin

Senin, 18 Oktober 2021
Perbedaan Kendaraan Bermesin Diesel dan Bensin

Pada dasarnya, cara kerja mesin diesel dan mesin bensin memiliki beberapa perbedaan pada bagian tertentu, diantaranya yaitu penggunaan bahan bakar, performa mesin, perawatan mesin, dan kebutuhan bahan bakar. Tentunya ini menjadi salah satu hal yang menjadi acuan bagi para penyuka otomotif ketika ingin membeli kendaraan. Masing-masing memiliki kelebihan serta kekurangan yang berbeda.

 

Penggunaan Bahan Bakar

Kendaraan bermesin diesel menggunakan bahan bakar seperti solar, sedangkan kendaraan bermesin bensin menggunakan gasoline. Perbedaan bahan bakar ini akan berpengaruh pada proses kompresi atau fase tenaga pada mesin.

 

Performa Mesin

Mesin diesel memiliki keunggulan dalam hal ketangguhan karena biasa dipakai pada kendaraan muatan berat dan besar seperti truk dan bus. Sedangkan mesin bensin cenderung lebih unggul dalam hal akselerasi dan respon mesin.

 

Kebutuhan Bahan Bakar

Dalam penggunaan bahan bakar, mesin diesel dikenal sangat efisien dan awet. Hanya sedikit saja solar yang dibutuhkan oleh mesin untuk menghasilkan tenaga maksimal. Sebaliknya, mesin bensin butuh lebih banyak bahan bakar, khususnya untuk laju jarak jauh.

 

Perawatan Mesin

Mesin diesel memerlukan perawatan ekstra untuk membersihkan beberapa komponen bagian dalamnya, terutama di sistem ruang pembakaran yang kompleks dan cepat kotor. Berbanding terbalik dengan mesin bensin, proses perawatannya tidak serumit itu. Khususnya ketika mesin sedang dalam gangguan.

 

Selain beberapa perbedaan di atas, keduanya juga memiliki perbedaan dalam melakukan fase pembakaran, diantaranya sebagai berikut:

 

Fase Hisap

Mesin bensin akan melakukan pengkabutan dengan mencampur udara yang dihisap ke dalam mesin melalui semprotan bahan bakar. Sedangkan mesin diesel hanya menghisap udara murni saja.

 

Fase Kompresi

Pada mesin diesel, udara yang dialirkan dari katup dikompres sehingga menghasilkan tekanan yang tinggi dengan tingkat kompresi sekitar 16:1. Begitu pula dengan mesin bensin, campuran udara dan bahan bakar juga dialirkan untuk dilakukan kompresi dengan tingkat kompresi sekitar 10:1.

 

Fase Tenaga

Pada mesin diesel, udara akan dikompresi terlebih dahulu hingga memanas. Saat udara sudah panas, bahan bakar akan disuntikkan ke dalam, sehingga menghasilkan pembakaran yang memicu mesin menyala. Satu hal yang perlu menjadi catatan bahwa pada mesin ini tidak menggunakan busi. Sementara pada mesin bensin, bahan bakar akan dicampur dengan udara lalu dikompresi dengan piston dan dinyalakan oleh percikan api dari busi.