TB 192, Produk Petrokimia Pertamina Mengobati Luka Tanaman

Jumat, 29 Oktober 2021
TB 192, Produk Petrokimia Pertamina Mengobati Luka Tanaman

Selain bergerak dan berfokus di bidang sumber daya minyak dan gas bumi, Pertamina juga berfokus pada pembuatan dan penyaluran produk petrokimia untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan. Salah satu produk petrokimia yang diproduksi oleh Pertamina untuk bidang pertanian dan perkebunan bernama Petroleum Rubber Disinfectant (TB 192).

 

TB 192 merupakan bahan penutup luka pada tanaman yang berbentuk cairan kental atau pasta, berwarna hitam dan mengandung bahan aktif creosote. Produk ini berfungsi sebagai penutup luka pada sadapan tanaman, mempercepat proses pemulihan kulit bidang sadap, serta mencegah serangan jamur atau bakteri pada luka tanaman tersebut. Di samping itu, produk ini mampu mempercepat proses pemulihan kulit bidang sadap dan mencegah Kering Alur Sadap (KAS).

 

Umumnya TB 192 ini digunakan untuk mengobati luka pada kulit tanaman karet. Luka pada kulit tanaman karet diakibatkan oleh goresan pisau sadap yang terlalu dalam sehingga melukai kayu pada batang pohon dan menyebabkan keluarnya cairan getah secara terus menerus. Jika luka tersebut tidak segera ditutup dan diobati, maka aroma pada cairan akan mengundang serangga untuk hinggap dengan membawa jamur atau bakteri yang akan membuat luka menjadi busuk dan berimbas pada hasil perkebunan jika tidak segera disembuhkan. Maka dari itu penggunaan TB 192 sangat berperan penting sebagai penyembuhan luka pada tanaman karet.

 

Caranya, bersihkan bekas luka sadap dengan kuas atau sikat gigi, lalu oleskan TB 192 secara merata pada kulit bekas sadapan. Ulangi setiap 15 hari sekali dengan dosis pemakaian kurang lebih 1,5 Kg/ha atau 3,5 gr/pohon. Sesuaikan dengan besar lilit batang dan panjang alur sadap pada masing-masing pohon.

 

Dengan adanya produk ini, Pertamina berkomitmen untuk mendukung bidang pertanian dan perkebunan dengan produk petrokimia bermutu dan berkualitas tinggi yang aman dan berguna untuk kehidupan sehari-hari.