Pesawat Isi Bahan Bakar di Atas Udara? Emang Bisa?

Minggu, 31 Oktober 2021
Pesawat Isi Bahan Bakar di Atas Udara? Emang Bisa?

Pesawat terbang merupakan moda transportasi via udara yang banyak digunakan karena selain dapat menghemat waktu juga terasa lebih nyaman dan resiko kecelakaan lebih rendah. Salah satu syarat yang wajib dilakukan oleh pesawat sebelum melakukan penerbangan adalah mengisi bahan bakar sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Biasanya pesawat melakukan pengisian di darat melalui truk dispenser ataupun hydrant pit. Namun, bagaimana jika hal itu dilakukan di udara? Apakah mungkin terjadi?

 

Pengisian bahan bakar pesawat di udara (In Flight/Aerial Refueling) yang dilakukan oleh pesawat merupakan suatu proses memindahkan atau mendistribusikan bahan bakar dari satu pesawat (tangker) ke pesawat lain (penerima) saat melakukan penerbangan. Pada umumnya, pesawat dapat mengisi bahan bakar di ketinggian 6.000 – 9.000 meter dengan kecepatan 367 km/jam.

 

Pesawat jenis tanker yang biasa digunakan untuk membawa Avtur/Avgas untuk mengisi pesawat lainnya saat berada di udara antara lain yaitu, KC-10 Extender, Boeing KC 46A, Airbus A330-200, Boeing KC-135 Stratotanker, Ilyushin II-78( (Midas).

 

Pendistribusian yang dilakukan bertujuan agar pesawat penerima dapat terbang lebih lama dan menambah jarak jangkau atau waktu operasinya. Karena pesawat penerima melakukan pengisian di udara, hal ini dapat memungkinkan bagi pesawat untuk melakukan lepas landas dengan muatan tambahan seperti senjata, kargo ataupun personel.

 

Pesawat tanker dan penerima akan saling berdekatan untuk melakukan proses pendistribusian, pesawat di atas akan mengisi pesawat di bawahnya menggunakan selang atau pipa. Selang akan ditangkap penumpang di kokpit yang terbuka lalu disambungkan ke tangki BBM. Namun ada juga pesawat yang memiliki keahlian untuk dapat menerima dan menempatkan selang secara otomatis selama berada di udara. Gaya gravitasi yang membantu pengisian BBM pesawat di udara ini.

 

Terdapat 2 sistem dalam melakukan pengisian bahan bakar di udara:

  1. Boom – Receptacle (Flying Bomb)

Dilakukan dengan menggunakan pipa kaku yang akan dihubungkan ke dalam tangki pesawat penerima.

  1. Proge and Drouge

Dilakukan dengan menggunakan pipa fleksibel yang akan dihubungkan ke dalam tangki pesawat penerima. Fungsi drogue untuk menstabilkan pipa selama di udara.